Duduk iftirosh membantu mengeluarkan keracunan (Toxin) dari organ hati dan menggerakkan tindakan otot pada usus besar. orang china mengatakan, duduk seperti ini akan menghilangkan 21 macam penyakit. Akan terlihat dari warna telapak kaki kita setelah duduk sekitar 15 menit. jika warnanya merah atau agak pucat berarti tubuh kita sehat, tetapi jika warnanya kuning berarti ada gejala sakit di tubuh kita, sedangkan jika menjadi hitam maka tanda sakit kita parah. Sementara bagi kaum wanita akan memberikan kesan santai dan kerehatan, tekanan ke perut mempengaruhi rahim ke arah bawah menyebabkan mudahnya buang najis. walaupun hanya sekit informasi, tapi semoga bermanfaat.. ^_^
Jumat, 09 Juli 2010
Rabu, 07 Juli 2010
Obat Tetes Mata bikin Buta????
Hongkong Association of Private Eye Surgeons (HKAPES) mengumumkan hasil penelitianny tentang obat tetes mata. Para ahli mata tersebut menyatakan, ternyata obat tetes mata sebagai obat mata instan yang sering digunakan orang-orang untuk mengobati mata merah, iritasi atau gangguan lainnya dapat menyebabkan kerusakan dan beresiko kehilangan jarak pandang secara keseluruhan di mata.
Mengatasi Lupa
1. Kurangi menonton TV dan perbanyaklah membaca
2. Catat saat ingat. biasakan bawa pulpen dan notebook.
3. Mengagendakan kegiatan, supaya jadwal nggak bentrok.
4. lakukan segera. Jangan menunda-nunda pekerjaan.
5. Letakkan sesuatu ditempatnya.
6. Berdo'a. "Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa..." (Q.S.Al-Kahfi:24)
2. Catat saat ingat. biasakan bawa pulpen dan notebook.
3. Mengagendakan kegiatan, supaya jadwal nggak bentrok.
4. lakukan segera. Jangan menunda-nunda pekerjaan.
5. Letakkan sesuatu ditempatnya.
6. Berdo'a. "Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa..." (Q.S.Al-Kahfi:24)
Selasa, 06 Juli 2010
Ya Rabb.....
Menelusuri tiap sudut hatiku
Mencari cahaya Hidayah-Mu
Ku dapati setan duduk santai dalam jiwa
Menebar kemungkaran....
Mengeruh hati....
Ku dapati setan duduk santai dalam jiwa
Menebar kemungkaran....
Mengeruh hati....
Rabu, 30 Juni 2010
Taubatnya Sang PengInjil
Shalat Tarawih baru saja usai. jarum jam menunjuk angka 21.30 WIB, tiba-tiba telepon Ustadz Deedat berdering. setelah diangkat, terdengar suara, "Ustadz, ada pemuda lulusan MTs jadi penginjil. Tolong selamatkan." si penelpon adalah pengelola klinik dan rumah bersalin Ratna Komala, Bekasi, Ustadz Ahmad Yani.
pemuda yang bernama Gunawan, diketahui murtad setelah mengalami kecelakaan dan di rawat di klinik miliknya. malam itu juga asal lampung itu di bawa ke FAKTA (Forum Antisipasi Kegiatan Kemurtadan). Gunawan bercerita, setelah ayahnya meninggal, ia mondok di MTs di Leuliang, Bogor, atas biaya pamannya. setelah lulus, ia berkenalan dengan Ferdinand, laki-laki Batak. Gunawan diajak ke Bekasi dan dikenalka pada pendeta, juga asal Batak. "Diajak ke Gereja saya nurut" tutur Gunawan yang sudah jadi penginjil.
Langganan:
Postingan (Atom)
